Wednesday, June 17, 2009

Musim p1,, saat daun berguguran..
Aku berdiri pada keteguhan hati..
Mencari makna yang ingin ku peluk dan rasakan hembusannya..
Kadang tak pernah mengerti pada paruh jiwa yang ingin ku cari,
Aku diam,
Meminta bahkan memohon,
Untuk temukan belahannya..
Aku masih saja mencari, berharap hati itu tunjukan jalannya..
Awal musim ini,
Saat kehidupan memulai babak baru ceritanya,
Aku memohon ampun pada jiwa yang baru
Hati yang masi beku, tak memberi kepastian..
Hati ku ini sudah padam,
Sudah keras bagai karang dan tak mempan disiram ombak,
Ingin aku membelai cahaya suka bersama kupu-kupu nan indah lembut,
Namun saat hati tlah tetapkan simfoninya,
Jari ini hanya bisa mengikuti alunannya..
Hanya memohon
Ini tidak untuk selamanya..
Aku sudah mulai lelah,
Lemah,
Tak berdaya
Menunggu bahkan mengingat membuatku luka..
Pecahannya meledak hingga dasar jiwa yang menjaga titik cahaya..
Sekali lagi memohon untuk segala maaf,
Rintihan,
Aku menyerah..
Masih tak bisa dan selalu mencoba untuk mengartikanmu..
Jauh dalam jiwa yang masih bersinar kuingin rengkuh cahayamu,
Namun kilauan lain selalu memaksa untuk tetap pada pendirian yang tak ku tahu maknanya..
Kau tak mengerti,
kau takkan pernah mengerti..
Aku disini untuk satu doa, agar selalu ia berikan aku jalannya..
Semoga musim pertama ini segera berakhir..
Demi hati yang ku jaga..,
ku simpan..,
Untuk belahan yang tepat..,
Penjaga cahaya hatiku..
To be continued…..
NL Riddles
Label: Poem




